Cerita sex xxx

Sesuai dugaanku, payuda** diana mengelayut indah ditubuhnya, tidak besar dan tidak kecil bentuknya sehingga apabila dilihat secara telanjang pas dan membuat adik kecilku (JAKAR) cenat cenut pengen dilepas.Aku mulai menjilati payuda** Diana sesekali aku sedot dengan perlahan, hasilnya eranga Diana yang membuat semangat untuk terus memainkan lidah ini diatas payudaranya yang kencang.Kostan ku cukup lengkap fasilitasnya, mempunyai ruang tamu sendiri, dapur sendiri dan kamar mandi sendiri, hingga tak heran klo harganya pun rada diatas rata-rata 1,5 jt perbulan, yang mengisi kamar kostan ku kebanyakan anak-anak pejabat dan pengusaha dan dikhususkan untuk wanita, karena yang ngisi cewe semua, kostan ku terkenal dikalangan mahasiswa-mahasiswa cowo yang kuliah dibandung selain letaknya strategis yang adanya di jalan Dago dan cewe-cewenya cantik-cantik.Di suatu sore datang seorang wanita yang bertubuh tinggi, kulit coklat khas orang Indonesia, buah dada terlihat tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, berparas manis mirip artis Happy Salma.Setelah Diana puas memainkan kontolku yang ukuranya standart orang Indonesia, aku bangun dan mulai mempersiapkan tinggal landas dari kontolku yang dari tadi ingin merasakan kehangatan me*** Diana yang tidak tertutupi satu bulupun.

Kepala kontolku terasa hangat menyentuh bibir me*** Diana, mulanya terasa keset dan susah dimasukan, akibat keuletan kita berdua sedikit sedikit aku gerakan pinggangku sambil diarahkan oleh Diana sehingga kepala kontolku sudah masuk seluruhnya."Eeeehh...", Diana mengerang enak merasakan kepala kontolku mulai keluar masuk di liang memeknya, aku mengerakan pinggangku kebelakang dan kedepan berulang ulang disatu titik ketidak sabaranku muncul ingin memasukan semua batang kontolku keliang me*** Diana yang masih sempit dan keset."eeeehhh...., shhhh....Dia tidur menggunakan kain kebaya tapi tidak terlalu ketat sehingga betisnya agak tersingkap sedikit. aku perhatikan betisnya, kuning bersih dan lembut sekali. agak gelap hanya terlihat samar-samar celana dalam berwarna putih. Aku ingat seminggu yang lalu bi Asih pernah dibangunin oleh mami Saya jam sepuluh malam, waktu itu mami Saya mau minta tolong di kerokin.. Setelah aku bosan menjilati susu Diana, aku mulai menciumi perut Diana terus dan terus hingga berhenti di selangkangan yang masih tertutup celana dalam seksi. baunya khas, aku pelorotkan celana Diana yang sudah agak lembab entah kenapa aku terdiam melihat memeknya Diana yang tidak tertutupi bulu satupun, dia memotong habis bulu memeknya hingga membuat indah bentuknya."Jilatin dong...", pinta Diana dengan mesra, aku menuruti permintaaanya. eeehhh...", Diana mengerang keenakan, disatu titik dia melepaskan nafasnya dalam dalam, tak lama kemudian keluar cairan putih dari lubang vaginanya yang berbau khas membuat aku semakin nafsu.Aku jilati dari bawah keatas selangkangan yang berwarna merah jambu itu terus dan terus, disela sela itu aku melihat ekspresi Diana yang sedang aku jilati memeknya, dia merem ......melek sambil menggigit bibir bawahnya dan kedua tangannya meremas sprei kasur seperti orang yang sedang menahan sesuatu."Eeeh... Diana menarikku keatas kasur dan mulai menjilati kepala kontolku yang rasanya seperti kesemutan,iiiih... Sesekali dia menyedot semua batang kontolku kedalam mulunya, wow....

Leave a Reply